Selasa, 24 Juli 2012

Di Balik VESPA Tua milik Pak. BANDI


Vespa kenangan dari Jayapura
Bagi mereka yang sempat dididik oleh pak’Bandi baik jaman SPG maupun SMA, pasti sangat mengenal dengan jelas karakter Beliau. Begitu tulus pengabdian pak’Bandi di Papua sehingga mendapat penghargaan Cincin dari Walikota Bpk. Mr.Kambu pada tahun 2002 atas pengabdian Pak’Bandi selama 35 Tahun di SMA YPPK Teruna Bakti, khususnya untuk tanah Papua.
Kenangan baju Persipura dari Jayapura
Awalnya Pak’Bandi datang ke Papua setelah mengikuti seleksi yang dilakukan oleh Konferensi Wali Gereja ( KWI ) – Jakarta. Setelah lolos seleksi beliau ditempatkan di SPG Teruna Bakti yang pada saat itu masih bertembat di Biak ( 1967 ). Pak’Bandi melayani di SPG Teruna Bakti Biak sebagai tenaga pengajar Pendidikan Guru Praktis bagi para siwa/I SPG, serta mendorong para siswa/I untuk melakukan praktek mengajar praktis di SD Missi Biak. Setelah lima tahun bersama SPG Teruna Bakti di Biak, Pak’Bandi melanjutkan pelayanannya ke Jayapura seiring dengan kepindahan SPG Teruna Bakti dari Biak ke Waena – Jayapura, Pak’Bandi juga mendapat jaminan perumahan guru di SPG Teruna Bakti Waena dari pihak Gereja Katolik Keuskupan Jayapura.
Menurut Pak’Bandi kepindahan SPG Teruna Bakti dari Biak ke Jayapura agar memudahkan segala akses sekolah berpola asrama. Pak’Bandi sangat dekat dengan lingkungan Waena, tidak heran jika beliau juga berteman dekat dengan bapak Ramses Ohee, Ondoafi Waena. Lanjutnya bahwa SMA Teruna Bakti mendapat dukungan besar dari bapak Ramses Ohee dalam hal keberadaanya di lingkungan Waena. Sepanjang masa karirnya Pak’Bandi telah mengabdikan seluruh kehidupannya untuk Teruna Bakti, bahkan beliau mengkhiri masa karirnya pada usia 60 tahun di SMA YPPK Teruna Bakti pada tahun 2002 dan pulang ke kampung halaman di Pulorejo, kel.Donokerto – Kapenewon, Kab.Sleman, Yogjakarta.

Raket Tenis kenangan Pak.Rumbino dari Papua
Saya yang buta dengan kota Yogjakarta akhirnya dibantu oleh komunitas “Kumpulan Orang Rindu Kristus” ( PD – KORINTUS – Yogjakarta ) nekat-nekatan mencari rumah - kampung halaman pak’Bandi, bermodalkan alamat yang diberikan oleh Ibu Veronika Indiastuti dari Jayapura kami menempuh perjalanan selama dua jam dari pusat kota menggunakan kendaraan bermotor dan Peta – GPS di Handpone.  Kami sedikit kesulitan karena Pak’Bandi tidak menggunakan Telepon Seluler ( HP ) sehingga kami hanya bisa menghubungi Pak’Bandi melalui telepon rumahnya (0274897441), itu juga jika beliau mendengar bunyi telepon atau berada di rumah. Ketika sampai dirumahnya saya disambut dengan pelukan hangat. Di Usianya yang ke-70 tahun Pak’Bandi masih kelihatan segar seperti waktu pindah dari Jayapura tahun 2002. Kegiatan pak’Bandi setiap hari mengurus kebun salak seluas satu hektar, bermain bulu tangkis dan Tenis Lapangan setiap empat kali seminggu secara terjadwal. Walaupun memiliki empat orang adik kandung ( 1 orang almarhum ) yang berkarya sebagai Biarawan dan Biarawati, Pak’Bandi sangat bahagia menjalani kehidupan selibat (pilihan hidup tanpa menikah seperti para biarawa/i katolik ). Tinggal sendiri di dalam rumah besar yang berluaskan ±900 m² Pak’Bandi ternyata memiliki aktifitas yang sangat padat yaitu : Ketua Lingkungan, melaksanakan tugas giliran ronda malam, dan merawat tanaman salak. Sehingga para tamu yang ingin berkunjung ke rumahnya perlu melakukan janji dan sebaiknya tepat waktu. Kerinduan terhadap Pak’Bandi oleh Keluarga Teruna Bakti membuat Pak’Bandi selalu terhibur karena setiap saat pasti ada saja orang Teruna Bakti yang nekat-nekatan cari Pak’Bandi jika sempat ke Yogjakarta. Mengenang kembali Teruna Bakti, Pak’Bandi selalu menyatakan rasa bangganya. Pak’Bandi sering menyalurkan hobi olah raganya di Teruna Bakti dengan bermain Badminton, Tenis Lapangan dan Sepak Bola. Semasa Rektor Ptr. Darmin Mbula, OFM ( tahun 1998 s/d 2002 ), Pak’Bandi pernah mendapat pengharggan sebuah kostum Persipura dari management Persipura saat eksebisi Teruna Bakti melawan Tim Persipura, walaupun saat itu Pak’Bandi bekerja sebagai Bendahara SMA Teruna Bakti, tetapi di lapangan Sepak Bola Pak’Bandi bertindak sebagai Striker, kostum Persipura itu Pak’Bandi masih simpan rapi hingga sekarang.
Florry Koban dan P.Bandi Panen Salak
Saat bercanda dengan Pak’Bandi, saya menanyakan bagaimana dengan kisah dagangan miroso dan keripik di kios Pak’Bandi yang sering mengalami perampokkan halus oleh tangan-tangan tidak bertanggun jawab ?? sambil tertawa Pak’Bandi mengatakan : “ sebenarnya saya kesal tetapi saya anggap kejadian itu sebagai resiko bisnis”. Selain nama Teruna Bakti yang terpatri sangat dalam dari Papua, Pak’bandi juga membawa bukti fisik selama bertugas di Teruna Bakti yaitu sebuah Motor Vespa Tua dengan Plat nomor DS 4665 AB yang hingga kini tidak mau diganti oleh Pak’Bandi, walaupun harus menambah pekerjaan Pak’Kornelis ( kepsek SMA TB ) di Jayapura untuk mengurusi pajak setiap tahun di Jayapura demi menghargai rasa cinta Pak’Bandi terhadap Teruna Bakti.
Saat hendak kembali ke Kota Yogjakarta, Pak’Bandi memaksa kami untuk mengujungi kebun salak dan membawa pulang oleh-oleh. Dengan memegang sebilah parang, Pak’Bandi memanen salak dan memilih salak terbaik untuk tamu-tamu dari keluarga Teruna Bakti, bahkan beliau ingin salaknya bisa sampai di SMU Teruna Bakti walau cuma beberapa buah untuk dicicipi oleh keluarga Teruna Bakti di Jayapura. Sekepergian kami dari kebun salak ke kota Yogjakarta, Pak’Bandi melepaskan kami dengan raut muka yang sedih sambil memberikan pesan “salam untuk semua keluarga Teruna Bakti, kalo ada waktu jalan-jalan ke sini lagi yah, saya terhibur sekali dengan kedatangan orang-orang Teruna Bakti”. Terlintas dalam pikiran saya semoga ada Alumni Teruna Bakti yang bisa memfasilitasi Pak’Bandi mengunjungi SMA Teruna Bakti pada saat Temu Kangen 1 September 2012 nanti untuk mengobati rasa kangen Keluarga Teruna Bakti. ( Pra Buletin Keluarga Teruna Bakti. Reportase by : Florry Koban_Yogjakarta_24_Juli_2012 ).
BIODATA
Umur 70 Tahun Pak'Bandi masih kuat Berkebun
Nama : LAURENSIUS SUBANDI, BA 
Tempat Tangal Lahir : Sleman, 30 Desember 1942
Panggilan : Pak’Bandi
Berkarya di Teruna Bakti : Tahun 1967 hingga 2002 ( 35 Tahun 11 Bulan ) 
Perguruan Tinggi : Sanata Dharma ( 1963 s/d 1966 ) 
Sekolah Menengah Atas : SGA Semarang ( 1960 s/d 1963 ) 
Sekolah Menengah Pertama : SMP Katolik Sleman ( 1957 s/d 1960 ) 
Sekolah Dasar : SD Negeri Turi 2  ( 1951 s/d 1957 )


fb comment box

5 komentar:

  1. iyo sip...kepala suku....mana z punya bagian...yosua tolong isi satu juga di rekening alumni kah..hahaha

    BalasHapus
  2. Memang Beliau ne dulu saya kenal karena Vespanya itu.....!!!!

    Ternyata Vespanya masih awet juga yeaaa....:-)
    Luar Biasa Skali....

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyo wakei, motor mu dijual ajah,,,,kita carikan vespa buatmu...hahahah

      Hapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus