![]() |
| Vespa kenangan dari Jayapura |
Bagi mereka yang
sempat dididik oleh pak’Bandi baik jaman SPG maupun SMA, pasti sangat mengenal
dengan jelas karakter Beliau. Begitu tulus pengabdian pak’Bandi di Papua
sehingga mendapat penghargaan Cincin dari Walikota Bpk. Mr.Kambu pada tahun
2002 atas pengabdian Pak’Bandi selama 35 Tahun di SMA YPPK Teruna Bakti,
khususnya untuk tanah Papua.
![]() |
| Kenangan baju Persipura dari Jayapura |
Awalnya Pak’Bandi
datang ke Papua setelah mengikuti seleksi yang dilakukan oleh Konferensi Wali
Gereja ( KWI ) – Jakarta. Setelah lolos seleksi beliau ditempatkan di SPG Teruna
Bakti yang pada saat itu masih bertembat di Biak ( 1967 ). Pak’Bandi melayani
di SPG Teruna Bakti Biak sebagai tenaga pengajar Pendidikan Guru Praktis bagi
para siwa/I SPG, serta mendorong para siswa/I untuk melakukan praktek mengajar
praktis di SD Missi Biak. Setelah lima tahun bersama SPG Teruna Bakti di Biak,
Pak’Bandi melanjutkan pelayanannya ke Jayapura seiring dengan kepindahan SPG
Teruna Bakti dari Biak ke Waena – Jayapura, Pak’Bandi juga mendapat jaminan
perumahan guru di SPG Teruna Bakti Waena dari pihak Gereja Katolik Keuskupan
Jayapura.
Menurut Pak’Bandi kepindahan SPG Teruna Bakti dari Biak ke Jayapura agar memudahkan segala akses sekolah berpola asrama. Pak’Bandi sangat dekat dengan lingkungan Waena, tidak heran jika beliau juga berteman dekat dengan bapak Ramses Ohee, Ondoafi Waena. Lanjutnya bahwa SMA Teruna Bakti mendapat dukungan besar dari bapak Ramses Ohee dalam hal keberadaanya di lingkungan Waena. Sepanjang masa karirnya Pak’Bandi telah mengabdikan seluruh kehidupannya untuk Teruna Bakti, bahkan beliau mengkhiri masa karirnya pada usia 60 tahun di SMA YPPK Teruna Bakti pada tahun 2002 dan pulang ke kampung halaman di Pulorejo, kel.Donokerto – Kapenewon, Kab.Sleman, Yogjakarta.
Menurut Pak’Bandi kepindahan SPG Teruna Bakti dari Biak ke Jayapura agar memudahkan segala akses sekolah berpola asrama. Pak’Bandi sangat dekat dengan lingkungan Waena, tidak heran jika beliau juga berteman dekat dengan bapak Ramses Ohee, Ondoafi Waena. Lanjutnya bahwa SMA Teruna Bakti mendapat dukungan besar dari bapak Ramses Ohee dalam hal keberadaanya di lingkungan Waena. Sepanjang masa karirnya Pak’Bandi telah mengabdikan seluruh kehidupannya untuk Teruna Bakti, bahkan beliau mengkhiri masa karirnya pada usia 60 tahun di SMA YPPK Teruna Bakti pada tahun 2002 dan pulang ke kampung halaman di Pulorejo, kel.Donokerto – Kapenewon, Kab.Sleman, Yogjakarta.
![]() |
| Raket Tenis kenangan Pak.Rumbino dari Papua |
Saya yang buta
dengan kota Yogjakarta akhirnya dibantu oleh komunitas “Kumpulan Orang Rindu Kristus” ( PD – KORINTUS – Yogjakarta ) nekat-nekatan
mencari rumah - kampung halaman pak’Bandi, bermodalkan alamat yang diberikan
oleh Ibu Veronika Indiastuti dari Jayapura kami menempuh perjalanan selama dua
jam dari pusat kota menggunakan kendaraan bermotor dan Peta – GPS di Handpone. Kami sedikit kesulitan karena Pak’Bandi tidak
menggunakan Telepon Seluler ( HP ) sehingga kami hanya bisa menghubungi
Pak’Bandi melalui telepon rumahnya (0274897441), itu juga jika beliau mendengar
bunyi telepon atau berada di rumah. Ketika sampai dirumahnya saya disambut
dengan pelukan hangat. Di Usianya yang ke-70 tahun Pak’Bandi masih kelihatan
segar seperti waktu pindah dari Jayapura tahun 2002. Kegiatan pak’Bandi setiap
hari mengurus kebun salak seluas satu hektar, bermain bulu tangkis dan Tenis
Lapangan setiap empat kali seminggu secara terjadwal. Walaupun memiliki empat
orang adik kandung ( 1 orang almarhum ) yang berkarya sebagai Biarawan dan
Biarawati, Pak’Bandi sangat bahagia menjalani kehidupan selibat (pilihan hidup tanpa menikah seperti para biarawa/i katolik ). Tinggal
sendiri di dalam rumah besar yang berluaskan ±900 m² Pak’Bandi ternyata memiliki
aktifitas yang sangat padat yaitu : Ketua Lingkungan, melaksanakan tugas
giliran ronda malam, dan merawat tanaman salak. Sehingga para tamu yang ingin
berkunjung ke rumahnya perlu melakukan janji dan sebaiknya tepat waktu.
Kerinduan terhadap Pak’Bandi oleh Keluarga Teruna Bakti membuat Pak’Bandi
selalu terhibur karena setiap saat pasti ada saja orang Teruna Bakti yang
nekat-nekatan cari Pak’Bandi jika sempat ke Yogjakarta. Mengenang kembali
Teruna Bakti, Pak’Bandi selalu menyatakan rasa bangganya. Pak’Bandi sering
menyalurkan hobi olah raganya di Teruna Bakti dengan bermain Badminton, Tenis
Lapangan dan Sepak Bola. Semasa Rektor Ptr. Darmin Mbula, OFM ( tahun 1998 s/d
2002 ), Pak’Bandi pernah mendapat pengharggan sebuah kostum Persipura dari management Persipura saat
eksebisi Teruna Bakti melawan Tim Persipura, walaupun saat itu Pak’Bandi
bekerja sebagai Bendahara SMA Teruna Bakti, tetapi di lapangan Sepak Bola Pak’Bandi
bertindak sebagai Striker, kostum Persipura itu Pak’Bandi masih simpan rapi
hingga sekarang.
![]() |
| Florry Koban dan P.Bandi Panen Salak |
Saat bercanda
dengan Pak’Bandi, saya menanyakan bagaimana dengan kisah dagangan miroso dan keripik di kios Pak’Bandi yang sering mengalami perampokkan halus
oleh tangan-tangan tidak bertanggun jawab ?? sambil tertawa Pak’Bandi
mengatakan : “ sebenarnya saya kesal tetapi saya anggap kejadian itu sebagai resiko
bisnis”. Selain nama Teruna Bakti yang terpatri sangat dalam dari
Papua, Pak’bandi juga membawa bukti fisik selama bertugas di Teruna Bakti yaitu
sebuah Motor Vespa Tua dengan Plat nomor DS 4665 AB yang hingga kini
tidak mau diganti oleh Pak’Bandi, walaupun harus menambah pekerjaan
Pak’Kornelis ( kepsek SMA TB ) di Jayapura untuk mengurusi pajak setiap tahun
di Jayapura demi menghargai rasa cinta Pak’Bandi terhadap Teruna Bakti.
Saat hendak
kembali ke Kota Yogjakarta, Pak’Bandi memaksa kami untuk mengujungi kebun salak
dan membawa pulang oleh-oleh. Dengan memegang sebilah parang, Pak’Bandi memanen
salak dan memilih salak terbaik untuk tamu-tamu dari keluarga Teruna Bakti,
bahkan beliau ingin salaknya bisa sampai di SMU Teruna Bakti walau cuma
beberapa buah untuk dicicipi oleh keluarga Teruna Bakti di Jayapura. Sekepergian kami dari
kebun salak ke kota Yogjakarta, Pak’Bandi melepaskan kami dengan raut muka yang
sedih sambil memberikan pesan “salam untuk semua keluarga Teruna Bakti,
kalo ada waktu jalan-jalan ke sini lagi yah, saya terhibur sekali dengan
kedatangan orang-orang Teruna Bakti”. Terlintas dalam pikiran saya
semoga ada Alumni Teruna Bakti yang bisa memfasilitasi Pak’Bandi mengunjungi
SMA Teruna Bakti pada saat Temu Kangen 1 September 2012 nanti untuk mengobati
rasa kangen Keluarga Teruna Bakti. ( Pra Buletin Keluarga Teruna Bakti. Reportase by : Florry
Koban_Yogjakarta_24_Juli_2012 ).
BIODATA
![]() |
| Umur 70 Tahun Pak'Bandi masih kuat Berkebun |
Nama :
LAURENSIUS SUBANDI, BA
Tempat Tangal Lahir :
Sleman, 30 Desember 1942
Panggilan :
Pak’Bandi
Berkarya di Teruna Bakti :
Tahun 1967 hingga 2002 ( 35 Tahun 11 Bulan )
Perguruan Tinggi :
Sanata Dharma ( 1963 s/d 1966 )
Sekolah Menengah Atas :
SGA Semarang ( 1960 s/d 1963 )
Sekolah Menengah Pertama :
SMP Katolik Sleman ( 1957 s/d 1960 )
Sekolah Dasar :
SD Negeri Turi 2 ( 1951 s/d 1957 )





Bagus sekali...
BalasHapusiyo sip...kepala suku....mana z punya bagian...yosua tolong isi satu juga di rekening alumni kah..hahaha
BalasHapusMemang Beliau ne dulu saya kenal karena Vespanya itu.....!!!!
BalasHapusTernyata Vespanya masih awet juga yeaaa....:-)
Luar Biasa Skali....
iyo wakei, motor mu dijual ajah,,,,kita carikan vespa buatmu...hahahah
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus